KETERAMPILAN BERBAHASA (HAKIKAT KETERAMPILAN BERBAHASA.HAKIKAT MENYIMAK,STRATEGI PEMBELAJARAN MENYIMAK
NAMA
: DHEA AMI VALENSY
NIM
: A1D117032
KELAS
: R-001/ III
PERTEMUAN
:1
HAKIKAT
KETERAMPILAN BERBAHASA
A. Pengertian
keterampilan berbahasa
Seorang dikatakan
memiliki keterampilan berbahasa dalam posisi sebagai pengirim pesan. Jika dalam
proses encoding ia terampil memiliki keterampilan berbahsa dalam posisi sebagai
penerima pesan jika proses decoding jika dalam proses decoding ia mampu
mengubah bentuk-bentuk bahasa yang diterimanya dalam suatu konteks komunikasi
menjadi pesan yang utuh, yang isi dan maksudnya sama dengan maksud
sipengirimnya.
B. Manfaat
keterampilan berbahasa
Guru tidak memiliki
keterampilan berbicara yang memadai. Sebaliknya siswa tidak memiliki kemampuan
mendengarkan dengan baik maka proses komunikasi pun gagal dilakukan. Begitu
juga pengetahuan dan kebudayaan tidak akan dapat disamapaikan drnagan sempurna
bahkan tidak akan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya apabila kita
tidak memiliki keterampilan menulis. Sebaliknya kita tidak akan dapat
memperoleh pengetahuan disampaikan para pekan dahulu apabila kita tidak
memiliki keterampilan membaca .
ASPEK-ASPEK
KETERAMPILAN BERBAHASA
a. Menderngarkan
/menyimak
Yanga dimaksud dengan
keterampilan mendengarkan bunyi-bunyi bahasa melalui alat pendengarannya
melainkan sekaligus memahami maksudya
b. Berbicara
Situasi berbicara yang
tergolong semi interaktif, situasi berbicara dapat dikatakan bentuk-bentuk
noninteraktif jika pembicaraan dilakukan
secara satu arah tidak melalui tatap muka langsung.
c. Membaca
Keterampilan membaca
tergantung keterampilan bersifat aktifreseptif. Aktifitas membaca dapat
dikembangkan secara tersendiri, terpisah dari keterampilan mendengarkan dan
berbicara.
d. Menulis
Keterampilan menulis
merupakan keterampilan yang bersifat aktif produktif keterampilan ini dipandang
menduduki hierarki yang paling rumit dan komplek di antara jenis-jenis
keterampilan berbahasa lainnya.
KETERKAITAN ANTAR ASPEK
KETERAMPILAN BERBAHASA
1. Hubungan
berbicara dengan menyimak
2. Hubungan
menyimak dengan membaca
3. Hubungan
membaca dengan menulis
4. Hubungan
menulis dengan berbicara
PERTEMUAN
: 2
HAKIKAT
MENYIMAK
A. Peranan
menyimak
Setiap
manusia dapat memiliki keterampilan menyimak yang baik kita baik mau melatih
dengan simak pada setiap peristiwa komunikasi yang kita alami sebab manusia
tidak memiliki potensi ini sejak kita berada dalam kandungan.
B. Kaitan
menyimak dengan keterampilan berbahasa lain
1. Menyimak
dan berbicara
Menyimak dan berbicara
memiliki kaitan yang sangat erat. Hal ini mungkin disebabkan kedua keterampilan
2. Menyimak
dan membaca
Memiliki persamaan hal
sifat yaitu sama-sama aktif reseptif atau menerima secara aktif
3. Menyimak
dan menulis
Menyimak bersifat aktif
reseptif sedangakam bersifat produktif.
MENYIMAK SEBAGAI SUATU
PROSES
Agar pembahasan menjadi
lebih jelas, kita ulas sedikit mengenal komunikasi memiliki makna hubungan
komunikasi antar manusia dapat diartikan sebagai hubungan antar sesama dengan
cara mengirim dan menerima pesan dengan
menggunakan alat berupa bahasa.
PENJELASAN TAHAP-TAHAP
MENYIMAK
1. Tahap
mendengar
2. Tahap
mengestratuasi
3. Tahap
memhami
4. Tahap
menginterprestasi
5. Tahap
menggapi
JENIS-JENIS MENYIMAK
A. Menyimak
bersdasarkan tujuan
1. Menyimak
untuk belajar umumnya dilakukan disekolah,kampus atau tempat kursus
2. Menyimak
untuk hiburan mendapatakan penekanan pada objek atau bahan simakan
3. Menyimak
untum menilai yang bertujuan untuk menilai banyak yang dilakukan oleh para juri
4. Menyimak
untuk mengapreasiasi yaiu penyimak dapat menyertakan persaan nya hal-hal yang
disimak
5. Menyimak
untuk memecahkan masalah untuk memperoleh informasi yang termpak pada pemecahan
masalah.
B. Menyimak
berdasarkan intensitas
Secara
umum menyimak bertjuan untuk menagkap isi serta memahami makna komunikasi yang
disampaikan pembicara melalui ujaran.
1. Menyimak
eksentensif meruapakan kegiatan menyimak yang berhubungan dengan hal-hal bersifat
umum dan tidak diperlukan bimbingan lagsung dari guru
a. Menyimak
sekunder
b. Menyimak
pasif
c. Menyimak
estetis
2. Menyimak
intensif merupakan sesuatu kegiatan yang berbeda atau bertolak belakang dengan
menyimak eksentensif.
a. Menyimak
kritis
b. Me
nyimak konsentratif
c. Meyimak
kreatif
KETERAMPILAN MENYIMAK
A. Pengantar
Bahasa lisan merupakan
media yang dipakai untuk menyimak pembicara menyampaikan gagasan dengan bahasa
lisan
B. Teknik
menyimak efektif
1. Menyimak
denganm berkosentrasi
2. Meneleah
materi simakan
3. Menyimak
kritis
4. Membuat
catatan
C. Teknik
peningkatan daya simak
1. Teknik
loci (loci systim)
2. Teknik
pengabungan
3. Teknik
fonetik ,
D. Jenis
menyimak
1. Menyimak
ekstensif ialah proses menyimak yang
dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti mendengarkan siaran
radio,televisi,percakapan orang di pasar, khotbah, dimasjid pengumuman di
stasiun kereta api, dan sebagainya.
a. Menyimak
sosial
b. Menyimak
sekunder
c. Menyimak
estetika
d. Menyimak
pasif
2. Menyimak
intensif merupakan kegiatan menyimak yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan
dengan tingkat konsentrasi yang tinggi untuk menangkap makna yang dikehendaki
a. Menyimak
intensif ialah menyimak pemahaman
b. Menyimak
intensif memerlukan kosentrasi tinggi
c. Menyimak
intensif ialah memahami bahasa formal
d. Mentimak
intensif diakhiri dengan reproduksi bahan simkan
1. Menyimak
kritis
2. Menyimak
ekploratif
3. Menyimak
kreatif
4. Menyimak
interogratif
5. Menyimak
konsentratif
6. Menyimak
selektif
E. Unsur-unsur
menyimak
Kegiatan menyiamk
merupakan kegiatan yang cukup komplek karena sangat bergantung pada berbagai
unsur yang mendukung
1. Pembicara
a. Meninjau
kembali bahan simakn (reviu)
b. Menganalisis
bahan simakan
c. Mengevaluasi
bahan simakan
1. Kekuatan
bukti
2. Kekuatan
alasan
3. Kekuatan
tujuan
2. Penyimak
yang baik ialah yang pengetahuan dan
pengalaman yang banyak dan luas
3. Bahan
simakan
a. Menyiamak
tujuan pembicara
b. Menyimak
urutan pembicaraan
c. Menyimak
topik utama pembicaraan
d. Menyimak
topik bawahan
e. Menyimak
aktif pembicraan F.
F. Teknik
dictogloss
Kata dictogloss berasal
dari bahasa inggris terdiri dari dua kata yaitu kata dicto atau yang artinya
dikte atau imla dan kata glass yang artinya taksir, penulis berpendapat bahwa
teknik ini merupakan gabungan dua teknik yaitu dikte taksir
1. Langkah-langkah
penggunaan teknik dictogless
a. Persiapan
b. Dikte
c. Rekonstruksi
2. Kelebihan
teknik dictogless
3. Kelemahan
teknik dictogless
4. Penggunaan
media rekaman dalam teknik dictogles
PETEMUANKE 3
STRATEGI
PEMBELAJARAN MENYIMAK
A. Pendahuluan
Keterampilan menyimak suatu bentuk ke
terampilan berbahasa yang bersifat efektif
B. Pembahasan
1. Pemgertian
menyimak
Keterampilan menyimak
merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang utama.
C. Tujuan
pembelajaran menyimak
yaitu
prsepsi dan negatif. Persepsi adaalh ciri kognitif dari proses mendengarkan
yang didasarkan pada pemahaman pengetahuan tentang kaidah-kaidah berbahasa.
a. Menyimak
umum
b. Menyimak
secara kritis
c. Proses
kegiatan menyimak
Aktivitas menyimak
mendementrasikan pemahaman yang telah dipahaminya setelah mengalami kegiatan
membelajarkan secara tuntas atau aktivitas yang meminta peringatan kembali atau
informasi yang telah diterima sebelumnya.
D. Strategi
pembelajaran menyimak
1. Menyimak
dalam pembelajaran bahasa
2. Hasil
pembelajran listening
a. Pac-listening
b. Aktivitas
pre-listening
c. Listening
d. Pest
listening
3. Menyimak
di kehidupan nyata
a. Penggunaan
pecipta waktu
b. Penggunaan
alat-alat fasilitas
c. Penggunaan
alat kompotensi
E. Penilaian
menyimak dalam kelas
a. Memehami
istilah penilaian dan tes
b. Tipe
penilaian dan kemampuan mikro dan makro
Komentar
Posting Komentar